Segalanya Demi Fernando Torres
Posted on October 1st, 2007 at 9:57 am by Ophelia

Fernando Torres

Kekalahan klub sepakbola Liverpool dari AC Milan di final Champion League musim lalu tidak terlalu lama membuatku kesal karena besarnya antusiasme menunggu musim bola berikutnya. Berita bagus datang ketika di jeda musim panas, Liverpool berhasil membeli Fernando Torres dari Atletico Madrid. Pria dengan skill hebat serta kecepatan larinya di lapangan hijau ini selalu menjadi incaran tim-tim besar Eropa, namun entah mengapa setiap tawaran tersebut ditolak pemain yang mendapat julukan Ill Nino ini hingga Rafa Benitez dan Liverpool menawarkan kontrak. Sayangnya saat Torres resmi menjadi milik Liverpool, salah satu pemain kesayanganku Luis Garcia bergabung dengan Atletico Madrid. Untung berkat surat salam perpisahannya buat para pendukung Liverpool, secara tidak resmi Luis Garcia membuat kedua tim dan fans saling terikat secara emosional.

Dan kemudian bencana datang dalam bentuk monopoli hak siaran Liga Inggris. Beberapa artikel media mengulas bahwa dengan tingkat transfer pemain bernilai jutaan poundsterling -dan terus semakin mahal-, bayaknya pemain bintang yang merumput di Inggris, kasus suap yang menghancurkan Serie A Italia serta munculnya Sentata Sport sebagai pemilik bersama hak siar Premiership (sebelumnya milik Sky Sport seorang) membuat harga hak tayang Liga Inggris meningkat gila-gilaan. Dengan harga selangit ini televisi terestrial Indonesia pun menyerah dan televisi berlangganan Astro yang kemudian mendapatkan hak siaran di Indonesia. Musim 2007/2008 berlalu tanpa kehadiran tayangan gratis Liga Inggris secara gratis dan pastinya aku juga tidak bisa menyaksikan dengan mata sendiri kehebatan Torres di lapangan. Gol sensasionalnya melawan Chelsea adalah salah satu momen tersebut karena tidak sembarang pemain bisa membuat John Terry kelabakan seperti itu (harap dicatat aku nonton lewat Highlight bukan pertandingan siaran langsung).

Rasanya sangat menyebalkan ketika tim kesayangan bermain bagus namun yang bisa didapatkan hanyalah highlight dan berita terbaru dari situs resminya. Karena begitu desperate-nya sempat terpikir untuk langganan Astro saja, atau menonton streaming siaran Liga Inggris lewat internet. Untuk ini aku butuh kartu kredit dan membayar cukup mahal (kurs dollar gila!) kemudian juga harus cek ke Yoga dulu apakah internet dial up cdma semacam Fren mumpuni untuk nonton streaming ini. Saat transaksi pembayaran lewat kartu kredit tinggal menunggu waktu saja, Yoga lewat pm di YM! memberikan link software untuk diunduh dan nonton streaming bola Liga Inggris gratis, ‘hanya tinggal install saja…’ begitu tulis orang yang berbagi software tersebut. Belum sempat dicoba, saat nginap di tempat Windy hari Sabtu kemarin ternyata Lativi menyiarkan pertandingan Chelsea secara langsung dan Liverpool vs Wigan secara tunda (walau di layar TV Windy aku hanya melihat warna merah dan biru saja, maklum antenanya sedikit bermasalah).

Aku tidak benar-benar yakin Lativi akan terus menyiarkan sebagian pertandingan Liga Inggris dan entah ini memang niat Astro yang ingin berbagi atau karena desakan semua pihak. Aku ingat apa yang dikatakan oleh Effendi Ghazali sesaat sebelum memulai tugasnya sebagai moderator diskusi peluncuran buku ‘15 Hari Perjuangan untuk Kemerdekaan Pers’ (diterbitkan Indonesia Media Law & Policy Centre) 6 September lalu, “Tenang saja kita akan terus perjuangkan supaya Liga Inggris bisa ditonton gratis!” Dunia sepakbola kini layaknya komoditi dagang bernilai milyaran bahkan trilyunan rupiah namun harus diingat jangan sampai meninggalkan akarnya, para pendukung dan penonton. Jika memang harus, aku akan mencoba berbagai cara untuk bisa menonton Liga Inggris, tim kesayangan Liverpool juga aksi-aksi Fernando Torres yang sayang untuk dilewatkan!

‘At a football club, there’s a holy trinity - the players, the manager and the supporters. Directors don’t come into it. They are only there to sign the cheques.’

~Bill Shankly~

2 Comments »

mia…, you know, gue nggak terlalu tertarik ama tv. jadi, gue nggak pernah bermasalah dengan antena tv di rumah gue yang bermasalah. secara, gue balik aja udah di atas pukul 12 malam, yha…apa yang bisa gue arepin dari siaran tv, mia?

nantilah, kalau rumah gue udah jadi, akan kita beli tv yang lebih gede dengan pemancar yang keren. atau, kalo lo mau, lo boleh langganan indovison or astro di rumah gue. tapi elo yang bayar ya….

Comment by windy — October 3, 2007 @ 12:37 pm


Hi all!

Very much for a long time searched for article on this theme.Thanks.
cfs student loan consolidation

G’night

Comment by dredddd — December 1, 2007 @ 4:07 pm


Comments RSS TrackBack URI

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>