gapentingbanget dot com

This Blog is Mobile READY!
December 2008
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Pages

Categories

Leave Unimportant Message

Latest on Mon, 11:05

Ophelia: yugie mia masih susah nelan dan demam lagi :( bawain corn cream soup pizza hut yah :D

Fahd: Aku udah link di ruangtengah.co.nr mbak. thanks udah nge-link blogku juga. :) Di-link di blog gagasmedia juga donk... :-p

Fahd Djibran: Thanks udah ke www.ruangtengah.co.nr tukeran link yuk... hehehe

tukangseduh: ga penting? ah, suka boong, penting kok, hehehe

tigabelas: hellow everybody..... enjoying your current life, huh?

» Reply



 
 

Esme man Mia ast

Author: Ophelia
31.05.2008

Artinya, Nama saya Mia. Tentu saja itu lafal yang dituliskan dalam abjad latin, mengingat Microsoft Word di komputer ini tidak bisa mengetik dalam abjad Farsi. Yup kau mendengarnya dengan jelas, Farsi, bahasa Persia yang paling banyak digunakan. Menurut guru kami Agha [sebutan bagi pria] Ali, berkebangsaan Iran dan fasih berbahasa Indonesia, bahasa Farsi tidak hanya dipakai di Iran saja namun juga di Afghanistan, Tajikistan dan beberapa negara lain.

Kenapa Farsi? Beberapa pernah bertanya dan jawabannya sangat sederhana, “Kenapa tidak?” Setelah sekian lama berkeinginan belajar bahasa asing lain, selain Inggris tentunya, kesempatan itu datang dalam paket hemat alias gretong. Selama tiga bulan ke depan, kelas ini berjalan sekali seminggu tanpa perlu membayar selain 50 rebu untuk biaya ganti fotocopy manual kursus. Jaman susah begini dapat ilmu baru tanpa bayar mahal? Ini tidak mungkin dilewatkan begitu saja.

Lantas bagaimana seseorang yang seumur hidupnya hanya mengenal abjad latin, kecuali ingatan samar pelajaran huruf Batak saat SD, dan buta akan abjad Arab sepertiku bisa belajar? Ternyata ketidaktahuanku akan abjad Arab malah sangat membantu. Dari 32 abjad Farsi, hanya beberapa yang berbeda dari abjad Arab. Namun demikian walau bentuknya sama pelafalannya ternyata berbeda, dan itu membuat beberapa peserta sedikit kebingungan.

Mempelajari Farsi sebagai sebuah konsep baru tentunya sedikit lebih mudah daripada mengubah konsep tulisan Arab ke Farsi. Walau baru mempelajari delapan abjad dan kata-kata yang bisa dibentuk dari masing-masing, sepertinya kursus bahasa ini sangat seru untuk diikuti. Paling tidak sekarang aku bisa berkata esme man Mia ast. Bukan begitu khanum Ade? [oph]


4 Responses to “Esme man Mia ast”

  1. siapa Says:

    kalo nama saya siapa gimana yah?

  2. navyk Says:

    weeik…bahasa parsi. dah bisa ngomong apa aja mi?

  3. nunur Says:

    Klo bener2 bisa ke Iran. g bayangin deh gimana tampangnya mbak penulis waktu pake burqa…

  4. Ophelia Says:

    yoga, lu bisa bilang ‘esme man siapa ast’ :p
    blum bisa bicara banyak masih berusaha mengenali setiap abjad setelah digabung jadi satu. kemarin pas ada pe-er dapat nilai 74 hahahaha not bad for a novice ;)
    biaya ke iran mahal mending duitnya buat ngunjungi wakatobi di sulawesi

Leave a Reply